Penyakit Kanker Kolon

Kanker kolon atau rektum sekarang ini merupakan kanker internal kedua yang paling sering terjadi di Amerika Serikat. Kanker kolon ini mengenai dua kali lebih sering daripada kanker rekteal. Insiden meningkat dengan peningkatan usia (kebanyakan pasien berusia diatas 55 tahun) dan lebih tinggi pada individu dengan riwayat keluarga kanker atau polip rektal, penyakit inflamasi usus kronis dan diet tinggi lemak, protein, serta daging sapi dan rendah serat.

Hampir tiga dari empat pasien dapat diselamatkan dengan diagnosa dini dan pengobatan segera. Kebanyakan pasien menunjukkan asimptomatik selama jangka waktu panjang dan mencari bantuan medis hanya ketika mereka mengetahui adanya perubahan dalam kebiasaan defekasi dan perdarahan rektal. Angka bertahan hidup yang rendah 5 tahun pada 40-50 % terutama adalah akibat dari diagnosa yang terlambat.

Biasanya, setelah sering mengalami sembelit, barulah orang berfikir, apakah terkena kanker kolon atau tidak. Khusus bagi mereka yang berusia diatas 40 tahun, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kolon. Di samping itu, juga diingatkan untuk jangan menunda-nunda keinginan untuk BAB (buang air besar). Karena air bila sering menunda BAB, makan akan semakin banyak air terserap. Hal ini menyebabkan feses menjadi semakin keras dan akan menimbulkan racun di dalam usus.

Hati-hati dengan obat pencuci perut atau obat pencahar untuk memudahkan BAB. Obat-obatan ini akan dapat memacu kontraksi dinding usus. Penggunaan secara reguler atau terus menerus akan dapat merusak dinding usus dan membuat konstinasi menjadi lebih buruk.

Posted in Kanker Kolon | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Kolon

Penyebab Kanker Kolon – Kanker kolon merupakan kanker yang terjadi pada bagian usus besar. adanya sel kanker di bagian usus karena di sebabkan oleh adanya bagian sel usus mengalami perubahan sel. Sel di dalam usus yang seharusnya normal akan menjadi tidak normal karena di sebabkan adanya gangguan kesehatan pada usus yang bisa mengubah sel di dalam usus menjadi tidak normal, sehingga kanker kolon bisa terjadi. kanker kolon bisa dialami oleh orang dewasa atau pun juga anak anak, namun banyak penderita kanker kolon dari kalangan orang tua di bandingkan di usia muda yang risikonya sangat kecil di bandingkan oleh orang dewasa. Karena di sebabkan oleh pola hidup dan gaya hidup yang tidak sehat pada usia muda sehingga kanker kolon dialami ketika usia semakin bertambah atau pun semakin tua. Kanker kolon penyakit kanker yang terbilang lambat perkembangannya sehingga tidak dapat diketahui diatasi dengan cepat sebelum penyakit kanker kolon menyebar ke bagian jaringan tubuh yang lain.

kanker colon

kanker colon

Kanker kolon memang lambat perkembangannya namun tidak bisa di diamkan juga penyakit tersebut jika tidak ingin merusak organ pencernaan atau pun organ tubuh yang lainnya karena sel kanker penyebab kanker kolon menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Penyakit kanker kolon jika terjadi pun bisa menyebabkan perubahan proses pembuangan kotoran atau feses, karena sel kanker kolon berada di bagian usus besar maka dari itu yang akan dialami perubahan di bagian feses. Susah buang air besar atau pun diare bisa saja dialami pada saat menderita penyakit kanker kolon.

Diantara susah bab dan diare salah satunya akan dialami, namun terkadang gejala yang terjadi pada setiap orang akan berbeda beda sehingga ada yang merasakan susah bab dan ada pula yang mengalami diare. Selain itu feses yang dikeluarkan dari rektum atau anus pun bentuknya berbeda tidak seperti pada saat normal, akan lebih runcing di bandingkan yang normal yang terlihat tumpul. Penyakit kanker kolon juga akan mengubah pola buang air besar.

Penyebab Kanker Kolon

Kanker kolon akan membuat penderitanya sering merasakan sakit perut dan juga perut kambuh pada saat gejala kanker kolon dialami, karena di sebabkan oleh kanker sel kanker di dzlam susu besar sehingga gejalanya bisa menyebabkan kanker kolon. Kanker kolon juga membuat penderitanya kehilangan banyak berat badan akibat hilangnya nafsu makan yang bisa menyebabkan penderitanya akan mengalami memiliki tubuh yang lebih kurus di bandingkan di saat normal. Bahkan feses bisa bercampur dengan darah seperti gejala penyakit wasir. Gejala kanker kolon akan dialami secara bertahap tahap, jika semakin bertambah parah maka gejala kanker kolon juga bisa bertambah parah.

Penyakit kanker kolon yang bisa menyebabkan konstipasi dan sakit perut pada penderitanya dialami karena di sebabkan oleh berbagai macam faktor. Ada penyebab kanker kolon yang merupakan pemicu sel kanker di dalam usus besar. karena itu di bawah ini beberapa penyebab kanker kolon :

  • Polip usus, penyebab kanker kolon bisa dialami karena di sebabkan oleh polip. Polip usus bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada usus, dan karena memiliki polip usus yang dibiarkan begitu lama sehingga kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan kesehatan usus yang dialami jangka panjang. Dan karena terlalu lama di biarkan saja, maka polip usus akan bertambah parah dan akibatnya akan menyebabkan sel kanker di dalam usus dan menjadikannya penyakit kanker kolon.
  • Makanan kurang serat, makanan kurang serat bisa menjadi penyebab kanker kolon, karena makanan yang kurang serat membutuhkan waktu yang lama untuk di cerna oleh tubuh, bukan hanya makanan yang kurang serat yang bisa menjadi penyebab kanker kolon, tetapi makanan yang memiliki banyak serat atau berlebihan juga tidak baik karena organ pencernaan akan bekerja lebih keras untuk mengatasinya.
  • Rokok, merokok bisa memicu sel kanker di dalam tubuh, atau di seluruh organ tubuh termasuk pada bagian susu besar. olah karena itu rokok bisa menjadi penyebab kanker kolon juga.
  • Obesitas, banyak makan dan tidak olahraga akan menyebabkan tubuh gemuk, organ pencernaan juga tidak baik di gunakan untuk mencerna makanan terus menerus karena membutuhkan waktu istirahat juga, karena itu apabila banyak makan yang akan dialami bisa menyebabkan obesitas, dan obesitas bisa menjadi penyebab kanker kolon juga.
  • Genetik, penyebab kanker kolon yang lainnya pun bisa dialami karena di sebabkan oleh faktor genetik. Memiliki faktor genetik penyakit kanker usus besar atau kanker kolon bisa meningkatkan risikonya.
  • Penyakit diabetes, selain risiko terjadinya kanker usus karena faktor genetik, juga bisa karena gula darah tinggi atau penyakit diabetes.

Penyakit kanker kolon akan menyebabkan penderitanya akan mengalami masalah pada pencernaan jika tidak diatasi dengan cepat. oleh sebab itu sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengatasi penyakit kanker kolon. Penyakit kanker kolon selain bisa diatasi secara medis jua bisa dengan menggunakan cara tradisional yang dengan menggunakan obat kanker kolon atau obat penyakit kanker dari bahan alami seperti daun keladi tikus salah satunya.

Penyebab Kanker Kolon

Posted in Kanker Kolon | Tagged , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Kanker Kolon

Perlunya menjalani dana menerapkan gaya hidup yang sehat merupakan salah satu cara yang sangat penting untuk mempertahankan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan tidak terserang penyakit. Pola makan yang diterapkan adalah pola makan yang sehat dan mengandung banyak serat. Dewasa ini, dikehidupan yang modern biasanya masyarakat lebih cenderung untuk mengonsumsi makanan yang siap saji dan tidak membutuhkan waktu lama dalam memasaknya. Padahal jika dicermati lebih dalam, makanan ini adalah makanan sampah karena kandungan gizinya rendah dan banyak mengandung lemak yang justru bisa memicu terjadinya dan munculnya berbagai masalah penyakit. Salah satu penyakit yang muncul akibat makanan yang tidak sehat adalah penyakit kanker kolon.

Kanker kolon adalah kanker usus besar yang merupakan salah satu penyakit kanker nomor tiga yang paling banyak terjadi didunia dan merupakan salah satu penyakit kanker yang mematikan. Pengobatan penyakit kanker kolon ini bisa dilakukan dengan cara penanganan yang dilakukan secara dini agar meminimalisasi perkembangan penyakit kankernya.

Pencegahan penyakit kanker kolon juga bisa dilakukan dengan mencegah terjadinya penyakit kanker kolon ini. salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan bahan pangan yang bisa dimanfaatkan dengan menekan terjadinya dari penyakit kanker kolon. Salah satu bahan pangan yang bisa dimanfaatkan sebagai obat dalam pengobatan penyakit kanker kolon adalah sebagai bahan pangan yang sifatnya fungsional untuk mencegah kanker kolon. Salah satunya adalah bahan pangannya adalah ubi jalar.

Ubi jalar merupakan salah satu makanan yang penting di Indonesia. Ubi jalar ini bisa dikonsumsi untuk mengatasi dan sebagai pengobatan penyakit kanker kolon karena safatpati amilosanya yang tinggi yang bisa dihidrolisis agar menjadi pati yang resisten tipe 3 dan bisa difermentasi. Oleh sebab itu, karena kandungan amilosa yang tinggi yang terdapat di dalam patinya ini, maka ubi jalar bisa diolah agar menghasilkan asam butirat yang bisa melancarkan proses pencernaan. Gejala klinis yang biasanya ditunjukkan dari penyakit kanker kolon ini adalah bab yang disertai dengan darah dan juga lendir.

Posted in Kanker Kolon | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Stadium Dalam Kanker Kolon

Sangat disarankan bagi anda khususnya yang memiliki riwayat kanker usus dalam keluarga untuk melakukan skrining tahunan deteksi dini kanker usus. Beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan sebagai berikut :

1. Guaiac Feal Occult Blood Test (‘gFOBT)

Pemeriksaan ini digunakan utnuk menemukan darah di dalam feses-gejala awal kanker usus dan biasanya dilanjutkan dengan kolonskopi.

2. Enema barium

Barium dimasukkan ke dalam usus besar melalui anus kemudian dilakukan foto rontgen.

3. Kolonskopi

Kolonskopi ini dikenal sebagai teropong usus besar, dengan cara kerja memasukkan lensa dan objek melalui anus hingga ke usus.

4. Digital Rectal Exaaminations (DRE) atau sering disebut colok dubur

5. Test penanda tumor CEA dan CA 19-9

Pemeriksaan melalui pengambilan sampel darah untuk meneliti adanya peningkatan protein tertentu yang terkait dengan keberadaan kanker, khususnya pada usus.

Penyakit kanker kolon atau dalam bahasa medis disebut sebagai penyakit kanker kolorektal. Ada lima tahapan perkembangan kanker kolorektal yang umum disebut dengan stadium 0,I,II,III, dan IV. Berikut tabel penjelasan masing-masing stadium.

Posted in Kanker Kolon | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Asuhan Keperawatan Kanker Kolon

Sindrom yang juga sangat jarang terjadi ini disebut dengan sindrom Lynch yang merupakan suatu penyakit keturunan yang bercirikan risiko terkena kanker usus besar pada usia muda yang tinggi (rata-rata usia 40 tahun). Kemungkinan untuk terkena kanker ini hampir 100 %, selain itu, wanitanya mempunyai risiko 30-40 % untuk terkena kanker rahim. Kanker usus ini, seperti kanker usus besar lain, terjadi dari sebuah adenoma yakni perkembangannya nampak berjalan lebih cepat apabila dibandingkan dengan kanker usus yang bukan keturunan.


Keperluan diagnosa perlu dilakukan untuk mengetahui stadium kanker usus yang diderita. diagnosa dilakukan usai seorang pasien melakukan sebuah pemeriksaan dengan cara menggunakan kolonskopi yang merupakan suatu tindakan pemeriksaan pada saluran usus besar dengan menggunakan alat canggih berupa lensa serta optik yang sangat lentur tanpa takut terluka yang dimasukkan kedalam anus (dubur) sampai ke usus besar. Fungsi dari kolonskopi ini untuk memeriksa keadaan dinding usus besar dari bahaya adanya tidaknya polip atau kelainan yang dicurgai sebagai keganasan dan penyebab kanker usus itu terjadi.

Polip merupakan bagian dari usus besar dengan berbagai bentuk dan ukuran yang beraneka ragam yang tumbuh secara tidak normal di dalam usus. Polip yang awalnya dapat bersifat jinak, perlahan akan tubuh menjadi polip yang ganas yang menyebabkan kanker usus.

Posted in Kanker Kolon | Tagged , , , , , , | Leave a comment